Menu

Waspada, Es Teh Limbah Beredar di Monas

Maret 15, 2016 | Berita

Masyarakat kini tengah dikhawatirkan dengan penemuan es teh manis bercampur air limbah di Monumen Nasional (Monas). Air limbah mentah ini bukan hanya dari air keran saja, namun juga berasal dari air limbah AC. Selain itu banyak dugaan yang mengatakan bahwa air kotor untuk membuat es teh juga berasal dari saluran air peron Stasiun KA Gambir. Hal mengejutkan ini ditemukan oleh Satpol PP Jakarta.

Es Teh Limbah di Monas

Hal ini diperkuat melalui penangkapan seorang pedagang es teh yang tengah berjualan di Silang Timur Monas sekitar pukul 16 WIB. Satpol PP menemukan nampan lengkap dengan gelas plastik dan peralatan berada di bawah bak saluran air. Akhirnya Satpol PP meratakan semua lapak pedagang kakilima. Sedangkan semua alat bukti yang berhasil ditemukan diangkut oleh petugas ke mobil operasional.

Bahaya Es Teh Limbah

Menurut seorang ahli gizi sekaligus Ketua Umum Pergizi Prof Dr Hardinsyah, MS menyatakan bahwa air yang layak untuk dikonsumsi adalah air yang memenuhi persyaratan Permenkes Nomor 492 Tahun 2010. Air minum adalah air yang melalui proses pengolahan atau tanpa proses pengolahan yang memenuhi syarat kesehatan dan dapat langsung diminum.

Air yang layak untuk dikonsumsi ialah air yang tidak berasa. Air minum tersebut tidak berwarna, tidak berasa, dan tidak berbau, serta tidak tampak ada padatan terlarut. Air mentah yang berasal dari permukaan tanah seperti halnya tampungan hujan, sungai dan sumur jika dikonsumsi akan beresiko tinggi terhadap gangguan kesehatan.

Itulah berita terbaru dan teraktual mengenai es teh manis yang berasal dari air limbah di Monas selengkapnya untuk Anda sekalian. Semoga bermanfaat dan dapat menjadi referensi bagi Anda yang mencari informasi seputar berita-berita terbaru yang menyita perhatian publik.

Artikel terkait Waspada, Es Teh Limbah Beredar di Monas