Menu

Sinabung Mengamuk, 1 Tewas Terseret Lahar Dingin

Mei 10, 2016 | Berita

Gunung Sinabung kembali mengamuk dan memakan korban jiwa. Gunung berapi yang terletak di Kabupaten Karo, Sumatera Utara ini baru saja mengeluarkan banjir bandang yang disertai lahar dingin. Lahar dingin tersebut menerjang pemukiman warga yang berada di kaki gunung. Lahar dingin tersebut terjadi akibat hujan deras di Puncak Sinabung yang menyebabkan sungai meluap dan pada akhirnya menyapu pemukiman warga di sekitarnya. Peristiwa yang terjadi pada Senin sore (9/5/2016) tersebut menyebabkan beberapa warga hilang bahkan tewas.

Banjir lahar dingin Sinabung menerjang Dusun Bungus, Desa Kutambaru, Kecamatan Tiga Ndreket. Banjir lahar dingin Sinabung menyeret tujuh warga. Empat diantaranya telah ditemukan dalam kondisi selamat, satu lainnya ditemukan dalam kondisi kritis, seorang lain diketahui telah tewas, sedangkan satu orang lainnya masih dalam pencarian. Enam orang yang telah ditemukan tersebut dicari dengan mengerahkan masyarakat setempat, petugas BPBD, dan relawan hingga kemarin malam.

Sinabung Mengamuk, 1 Tewas Terseret Lahar Dingin

Pemicu Banjir Lahar Dingin Sinabung

Kabid Humas Polda Sumatera Utara (Sumut) Kombes Pol Helfi Assegaf mengungkapkan bahwa banjir bandang lahar dingin Gunung Sinabung dipicu oleh tingginya curah hujan di sekitar Gunung Sinabung dan Desa Kutambaru. Dandim 0205/TK Letkol Inf Agustatius Sitepu mengatakan hujan deras tersebut terjadi sekitar pukul pukul 15.30 WIB. Hujan deras tersebut mengakibatkan debu vulkanik dan berbagai material Gunung Sinabung terbawa air hujan yang mengalir ke Sungai Lau Borus. Karena begitu derasnya, volume sungai meningkat hingga akhirnya meluap.

Meluapnya Sungai Lau Borus ini menyebabkan tiga unit rumah rusak yang berada tepat di pinggiran sungai. Bukan hanya itu, banjir bandang yang datang tiba-tiba tersebut mengakibatkan enam rumah di sekitar Gunung Sinabung rusak parah. Ditinjau dari prakiraan cuaca saat ini, banjir lahar dingin Sinabung masih berpotensi tinggi terjadi lagi, Selasa (10/5/2016). Beberapa desa di sekitar Gunung Sinabung yang rawan diterjang lahar dingin, antara lain Desa Mardinding, Marjandi Gunung Meriah, Sukatendel, dan Sigaranggarang. Sedangkan titik paling rawan memakan korban adalah seluruh wilayah Kecamatan Tiga Ndreket.

Korban Banjir Bandang Sinabung

Arus banjir bandang lahar dingin Gunung Sinabung telah menyeret tujuh orang yang berdomisili di bantaran Sungai Lau Borus, Desa Kutambaru. Lima orang telah ditemukan dalam kondisi selamat, satu orang lainnya ditemukan tak bernyawa, sedangkan satu orang lagi masih dalam pencarian. Beberapa korban yang selamat dari peristiwa tersebut diantaranya yaitu Hendi Purwanto dan istrinya Nia Agustina, Edison beserta istrinya Sofianty. Satu korban yang dinyatakan tewas tersebut tak lain adalah anak Hendi Purwanto bernama Rihan yang masih berusia 6 tahun.

Kapolsek AKP Sopar Budiman menyatakan bahwa korban Rihan ditemukan berjarak sekitar 100 meter dari rumahnya. Tidak hanya kehilangan nyawa anaknya, rumah Hendi Purwanto mengalami rusak berat. Sedangkan anak yang masih dalam pencarian bernama Riska. Bocah yang terbawa arus banjir lahar dingin Sinabung ini masih berusia 7 tahun. Riska adalah anak dari Edison. Selain berusaha mencari anaknya, Edison juga harus membenahi kondisi rumahnya yang mengalami rusak ringan. Hingga saat ini Riska masih dalam tahap pencarian. Pencarian tersebut mengerahkan berbagai organisasi seperti pihak aparat kepolisian dan juga masyarakat.

Demikianlah berita terbaru dan terpopuler mengenai Gunung Sinabung mengamuk, 1 tewas terseret lahar dingin selengkapnya untuk anda sekalian. Semoga bermanfaat dan dapat menjadi referensi bagi anda yang mencari informasi seputar berita terbaru dan terpopuler yang menyita perhatian publik saat ini.

Artikel terkait Sinabung Mengamuk, 1 Tewas Terseret Lahar Dingin