Menu

#NyalaUntukYuyun Bentengi Kasus Pembunuhan Sadis Yuyun

Mei 3, 2016 | Berita

Awal bulan Mei 2016 ini, publik tengah dikejutkan dengan berita pembunuhan Yuyun (14) yang terbilang sangat sadis. Siswi SMPN 5 PUT yang diidentifikasi bernama Yuyun tersebut dicabuli 14 orang hingga tewas. Kejadian tragis ini terjadi pada Senin, 2 Mei kemarin di Desa Kasie Kasubun, Padang Ulak Tanding (PUT), Rejang Lebong, Bengkulu. Saat ini 12 dari 14 pelaku pemerkosaan dan pembunuhan Yuyun telah dibekuk aparat kepolisian.

Mirisnya dua dari 12 tersangka tersebut masih berstatus pelajar yang tak lain adalah kakak kelas korban. Dua tersangka tersebut, Fe (18) dan Sp (16) duduk di bangkus kelas III SMPN 5 Satu Atap PUT dan merupakan warga Dusun 4 Desa Kasie Kasubun, Kecamatan PUT. Sedangkan untuk 10 tersangka lainnya berinisial De (19), To (19), Da (17), Su (19), Bo (20), Fa (19), Za (23), Al (17), Su (18) dan Er (16).

#NyalaUntukYuyun Bentengi Kasus Pembunuhan Sadis Yuyun

Pengakuan Tersangka Pembunuhan Yuyun

Para tersangka membuat pengakuan bahwa sebelum melakukan pemerkosaan dan pembunuhan terhadap korban, mereka mengawalinya dengan pesta minuman keras di rumah De sekitar pukul 11.30 WIB. Dalam kondisi mabuk, 14 tersangka tersebut keluar dari rumah De dan bergerombol duduk-duduk di tepi jalan perkebunan karet Desa Kasie Kasubun sekitaran TKP (tempat kejadian perkara) sekitar pukul 12.30 WIB.

Sesaat kemudian kurang lebih pukul 13.30 WIB, korban pulang dari sekolahnya dengan berjalan kaki dan melintasi lokasi tersebut. Saat itulah muncul niat jahat para tersangka. 14 tersangka tersebut tak segan-segan menyekap korban yang masih berusia belia. Mereka mengikat tangan dan kaki korban. Lebih bejatnya, para tersangka menyetubuhi korban secara bergiliran. Bahkan ada sejumlah tersangka yang sampai mengulang perbuatan bejatnya tersebut dua hingga tiga kali.

Tidak hanya itu saja, terlebih lagi terungkap beberapa tersangka bahkan mengulang perbuatannya yang kedua secara bersamaan. Perilaku tragis tersebut dilampiaskan tidak hanya pada kemaluan saja, melainkan juga pada dubur dan mulut korban. Akibat ulah keji para tersangka tersebut, bagian anus dan kemaluan korban sampai menyatu. Hal ini diungkap sesuai hasil visum dokter.

Dokter juga mengungkapkan bahwa korban diduga sudah tidak bernyawa saat aksi sadis perkosaan tersebut masih berlangsung. Usai melakukan perbuatan keji tersebut, para tersangka menjatuhkan tubuh korban dengan cara menggelindingkannya ke tanah kebun karet yang posisinya tebingan curam. Hal ini dilakukan guna menghapus jejak perbuatan sadis mereka.

Trending Topic #NyalaUntukYuyun

Sejak Senin, 2 Mei kemarin, netizen ramai memberikan sederet komentar di media sosial dengan tagar #NyalaUntukYuyun. Dengan hastag ini, netizen meluapkan duka cita untuk korban. Netizen sangat menyayangkan kejadian tragis tersebut bisa sampai terjadi. Tak hanya soal simpati dan himbauan agar kejadian sadis serupa tak terulang, netizen juga gencar membahas masalah hukuman yang pantas untuk para tersangka. Netizen sangat geram dengan aksi sadis para tersangka.

Apalagi saat proses penyelidikan, para tersangka mengaku bahwa mereka sering menonton film porno. Kasus tragis pemerkosaan dan pembunuhan Yuyun tersebut jadi bukti nyata bahaya film porno. Banyak netizen yang mengungkapkan bahwa hukuman yang pantas diterima para tersangka adalah hukuman mati. Hukuman tersebut dirasa pantas untuk perbuatan sadis tersebut. Untuk melancarkan tuntutan tersebut, bahkan tak sedikit netizen yang menyuarakan untuk membuat petisi untuk 14 tersangka pemerkosaan dan pembunuhan Yuyun tersebut.

Itulah berita terbaru dan terpopuler mengenai kasus pemerkosaan dan pembunuhan Yuyun selengkapnya untuk Anda sekalian. Semoga bermanfaat dan dapat menjadi referensi bagi Anda yang mencari informasi seputar berita terbaru dan terpopuler yang menyita perhatian publik saat ini.

Artikel terkait #NyalaUntukYuyun Bentengi Kasus Pembunuhan Sadis Yuyun