Menu

Di Tahun 2016 Indonesia Akan Kembali Impor Sapi Dari Australia

Januari 7, 2016 | ekonomi

Impor sapi sering menimbulkan masalah dikalangan masarakat indonesia. Peternak sapi sangat dirugikan dengan adanay impor sapi dari negara australai ini. Jika impor sapi dilakukan pemerintah ,secara otomatis harga jual sapi lokal akan turun drastis tentu saja para petani akan rugi. Sedangkan para konsumen daging sapi akan senang dengan adanya impor sapi. Karena daging sapi akan menjadi muarah.

impor sapi

Seperti yang terjadi dimasa kepemimipinan presiden SBY imporsapi yang terlalu banyak sehingg sapi lokal secara nasional harganya sangat rendah. Hal ini membuat para peternak engan untuk memelihara sapi karena tidak sesua dengan biaya oprasionalnya.

Pemerintah Indonesia berencana di tahun 2016 ini mengimpor sapi hingga 200.000 ekor sapi dari Australia dalam empat bulan pertama 2016, dengan kuota tahunan indikatif 600.000 ekor pada.

Namun rencana menteri perdagangan di pertanyakan dari berbagai pihak Kementerian Pertanian diminta dapat menjelaskan alasan yang logis dan mendesak sehingga memaksa Indonsia harus mengimpor sapi untuk kebutuhan dalam negeri.

Namun dengan persentase impor cukup besar seperti direncanakan Kementerian Pertanian, dikhawatirkan dapat mengancam kelancaran usaha peternak nasional.

Jenderal Kementerian Pertanian, Hary Priyono, mengatakan, jumlah sapi yang akan diimpor pada tahun 2016 untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri adalah sekitar 600.000 sapi.

Impor itu dikarenakan kebutuhan konsumsi daging sapi Indonesia mencapai 675.000 ton, sedangkan stok di Kementerian Pertanian dan Bulog diperkirakan sekitar 416.000 ton. Sehingga impornya akan mencapai 238.000 ton atau 600.000 sapi untuk 2016.

 

 

Artikel terkait Di Tahun 2016 Indonesia Akan Kembali Impor Sapi Dari Australia