Menu

Cara Penanaman Dan Perawatan Tanaman Hias Dalam Pot

September 6, 2016 | Tanaman Hias, Tips

Cara Penanaman Dan Perawatan Tanaman Hias –  Cara penanaman dan perwatan tanaman hias sangat diperlukan untuk mempercantik dan memperindah pekarangan rumah.  Mempercantik rumah mungkin menjadi salah satu kegiatan yang harus dilakukan oleh setiap orang agar tetap memiliki rasa nyaman untuk tinggalatau menetap di rumah. Hal ini penting dilakukan karena rumah merupakan tempat kita untuk beristirahat dari aktivitas kerja harian. Salah satu cara yang paling banyak dilakukan untuk mempercantik rumah adalah dengan menanam tanaman di taman atau kebun di rumah agar rumah tampak lebih hijau sehingga akan mendatangkan suasana yang sejuk dan tenang. Memiliki tanaman yang cantik, anggun dan menarik dilihat adalah hal yang di harapkan dari tanaman hias sebagai penghias ruangan maupun pekarangan rumah. Oleh karena itu perlu tau cara penanaman dan perawatan tanaman hias yang benar agar tanaman dapat tumbuh dengan sehat.

Cara Penanaman Dan Perawatan Tanaman Hias Dalam Pot

Menanam pohon ditaman atau kebun rumah mungkin menjadi pilihan utama, dikarenakan seperti yang sudah banyak kita ketahui bersama bahwa pohon merupakan sumber oksigen bagi kita. Namun, bagaimana jika taman atau kebun kita hanya merupakan area yang sempit atau terbatas? kita pastinya tidak bisa menanam pohon yang mungkin ukurannya cukup besar. Untuk mengatasi hal tersebut, ada beberapa alternatif mulai dari menggunakan media polybag, pot, atau bahkan saat ini sudah bisa menggunakan media tanam yang terbuat dari air. Kebanyakan tanaman yang dapat ditanam pada media atau lahan yang terbatas adalah tanaman hias. Selain memiliki banyak manfaat juga dapat mempercatik tampilan rumah anda.

Cara Penanaman Dan Perawatan Tanaman Hias

Tanaman hias merupakan tanaman bunga-bungaan yang menghasilkan bunga secara generatif maupun vegetatif . Seiring dengan perkembangan jaman tanaman hias ini juga diartikan sebagai salah satu jenis tanaman yang memiliki bunga, tangkai, cabang, daun, akar dan aroma yang sangat menarik dan indah serta memiliki kesan seni berkualitas. Tanaman hias memiliki banyak variasi dan juga beragam jenis, baik secara lokal maupun non lokal. Tanaman ini memiliki nilai yang tinggi, dan juga memiliki daya tumbuh yang baik. Sehingga para petani tanaman hias sangat mudah untuk membudidayakannya. Selain tanaman ini memiliki keindahan dan juga menarik dilihat, adapun manfaat tanaman hias ini bagi kehidupan sehari-hari maupun industri.

Tanaman hias adalah salah satu jenis tanaman yang banyak dimanfaatkan untuk menghias suatu tempat atau untuk menambah keindahan suatu tempat. Biasanya jenis tanaman hias banyak terdapat pada taman taman baik itu taman perkotaan ataupun taman yang ada pada halaman rumah seseorang. Bagi seseorang yang sangat gemar terhadap tanaman hias, mereka tidak akan segan segan untuk membuat taman di rumahnya yang bersisikan dengan berbagai jenis tanaman hias, meskipun untuk mendapatkannya mereka harus merogeh uang yang cukup banyak.

Manfaat Tanaman Hias

Manfaat tanaman hias bagi lingkungan adalah untuk memperindah dan mempercantik suatu tempat sehingga nyaman untuk ditempati. Siapapun yang berada di lingkungan itu akan merasakan ketenangan karena aura yang dikeluarkan oleh tanaman hias mampu memberikan kesejukan dan ketenangan. Manfaat tanaman hias bagi kesehatan tentunya Anda pasti sedikit banyak tahu bahwa tanaman adalah sumber oksigen yang diperlukan oleh tubuh.  Jika dibahas lebih mendalam mengenai manfaat zat hijau daun dapat berfungsi sebagai terapi pandangan/menjernihkan mata. Mencegah sesak nafas dan masih banyak lagi manfaat lainnya bagi kesehatan.

Tanaman hias yang diletakkan dalam rumah biasanya dapat mengurangi debu dalam rumah karena tanaman hias menciptakan kelembapan dan kelembapan inilah yang bisa mengurangi debu di dalam rumah serta menyerap debu di sekitar ruangan. Selain itu tanaman hias bisa mencegah rasa kantuk. Jika anda ingin melawan rasa kantuk maka cobalah untuk berada di dekat tanaman hias.Alasannya karena tingginya karbondioksida dalam ruangan bisa menyebabkan rasa kantuk, lelah dan lesu. Dengan meletakkan tanaman hias di dalam ruangan maka fungsi tanaman hias untuk menyerap karbondioksida sekaligus melakukan fotosintesis sehingga rasa kantuk yang menyelimuti anda tadi bisa hilang.

Tanaman hias di dalam ruangan menciptakan rasa segar di dalamnya. Itu karena tanaman hias sedang melakukan fotosintesis yang mengubah karbondioksida menjadi oksigen. Ruangan yang banyak oksigennya akan membuat ruangan tersebut menjadi segar dan tentu saja bisa membuat sehat untuk pernafasan. Tanaman hias memiliki corak, bentuk dan beraneka warna yang indah sehingga bisa dijadikan penghilang stres. Tanaman hias juga memproduksi oksigen yang membuat tubuh dan pikiran segar kembali.

Tanaman Hias Kamboja

Tanaman Hias Kamboja

Bunga kamboja (Plumeria Acuminata Ait), Kemboja atau semboja merupakan sekelompok tumbuhan dalam marga Plumeria. Bentuknya berupa pohon kecil dengan daun jarang namun tebal. Bunganya yang harum sangat khas, dengan mahkota berwarna putih hingga merah keunguan, biasanya lima helai. Tumbuhan ini berasal dari Amerika Tengah. Nama Plumeria diberikan untuk menghormati Charles Plumier (1646-1706), pakar botani asal Perancis.

Walaupun berasal dari tempat yang jauh, kemboja sekarang merupakan pohon yang sangat populer di Pulau Bali karena ditanam di hampir setiap pura serta sudut kampung, dan memiliki fungsi penting dalam kebudayaan setempat. Di beberapa tempat di Nusantara, termasuk Malaya, kemboja ditanam di pekuburan sebagai tumbuhan peneduh dan penanda tempat. Kemboja dapat diperbanyak dengan mudah, melalui stek batang.

Cara Penanaman Dan Perawatan Tanaman Hias Kamboja

Pohon memiliki 2 bentuk daun. Yang pertama memiliki daun yang berujung lancip dan yang kedua memiliki ujung yang membulat. Perbedaannya tidak mempengaruhi cara penanamannya. Ada baiknya sebelum membeli tentukan dahulu jenis mana, warna, bentuk, dan fungsi kamboja ketika nanti akan ditanam. Pastikan pohon kamboja ini memiliki root ball yang dibungkus oleh container (karung/polybag). Isi kontainer yang baik antara 100 hingga 200 liter. Sebelum menanam buat lubang berukuran 120 x 120 cm dengan kedalaman 80 hingga 100 cm. Pastikan lubang yang telah digali tidak ada kotoran seperti beton, kerikil, dan sebagainya. Tanam kamboja beserta kontainer yang masih menempel. Ini ditujukan agar pohon kamboja bisa beradaptasi perlahan dengan media tanam dan lokasi terbaru.

Kamboja bukan pohon yang sulit dalam segi perawatannya. Low maintenance patut disandang oleh jenis pohon ini. Sebaiknya pohon ini ditanam dengan intensitas sinar matahari langsung. Daunnya juga tidak mudah rontok, hanya saja bunga yang sudah tua pasti akan jatuh dengan sendirinya. Dia juga membutuhkan jenis media tanam yang porus. Walaupun berjenis low maintenance, pohon ini juga memiliki masalah dengan serangan hama.Cara penanaman dan perawatan tanaman hias yang pertama adalah, hal yang sangat esensial ketika menanam bunga kamboja sebagai tanaman hias adalah pencahayaan sebanyak mungkin. Maksudnya adalah, menanam bunga kamboja haruslah ditempatkan di area yang dapat terkena cahaya matahari secara langsung. Sehingga pertumbuhan bunga ini tidak terhambat karena pencahayaan yang kurang.

Teknik ini sebenarnya bertujuan untuk merontokkan daun. Juga merangsang tumbuhnya tunas baru. Dengan tunas baru akan dibarengi keluarnya kuncup bunga. Dengan cara ini akan keluar bunga secara serempak dan tanaman adenium tersebut juga rajin berbunga. Biasanya bisa 3 – 4 kali dalam setahun. Caranya sederhana, bagaimana?.. Tanaman adenium tidak disiram air selama seminggu. Setelah puasa selama satu minggu tanaman tersebut disiram larutan pupuk NPK berkalium tinggi (perbandingan N-P-K : 10:10:55 atau 6:30:30). Dosis sesuai yang disarankan dari pabrik pupuk yang dipakai. Setelah itu dipuasakan lagi selama seminggu. Lalu disiram lagi dengan pupuk NPK berkalium tinggi. Jika kuncup bunga belum keluar, perlakuan puasa-siram diulangi terus sampai kuncup bunga keluar. Biasanya setelah perlakuan dua kali puasa-siram, kuncup bunga sudah keluar. Kemudian tinggal merawat agar bunga tahan lama.

Untuk membuat bunga tahan lama, perawatan harus diperhatikan. Pola penyiraman dan pemupukan sangat penting dalam hal ini. Agar kebutuhan hara tetap tepenuhi. Frekuensi penyiraman dilakukan dua hari sekali. Pemupukan dilakukan seminggu sekali dengan NPK yang komposisinya berbeda dengan diroling. Jika minggu pertama dengan pupuk tinggi N, minggu berikutnya dipupuk dengan kandungan N yang rendah. Sehingga akan dihasilkan tanaman adenium dengan bunga yang bagus, juga daun yang sehat dan segar.

Tanaman Hias Anthurium

Tanaman Hias Anthurium

Anthurium adalah tanaman hias daun yang berasal dari Amerika. Di daerah asalnya, tanaman ini dapat tumbuh baik dalam cuaca tropis seperti Amazon. Salah satu jenis tanaman hias Anthurium yang pernah nge-hits di Indoneisa adalah Jenmanni. Salah satu daya tari tanaman hias daun Anthurium adalah pada bentuk dan pola urat daunnya. Daun Anthurium  yang berwarna hijau mengkilap, kompak dan  terlihat kokoh menyerupai lembaran-lembaran baja dihias serat daun yang rapi. Yang menjadikan tanaman hias daun ini bernilai bisnis tinggi adalah karena tanaman ini memiliki pertumbuhan yang lambat. Satu tanaman Anthurium baru akan muncul daun setelah 2-3 bulan semenjak ditanam. Bagi pecinta Anthurium, biarpun perkembangannya lama, nanum sebanding dengan keindahan yang dihasilkan tanaman hias daun ini.

Tanaman hias daun Anthurium dapat tumbuh pada tempat dengan ketinggian 1.400m dpl. Intensitas sinar matahari yang baik adalah sekitar 30-60%. Intensitas cahaya matahari secara langsung akan membuat daun tanaman ini menjadi berwarna kuning. Sebaliknya jika kekurangan cahaya, pertumbuhannya akan menjadi lambat. Budidaya tanaman hias daun Anthurium dalam skala besar biasanya menggunakan paranet sebagai media untuk menaungi. Pilih paranet yang mempu menyerap sinar matahari sampai 70%.

Daun Anthurium akan tumbuh baik pada suhu 18-20 derajat celcius pada malam hari dan 27-30 derajat celcius pada siang hari. Meskipun Anthurium dapat tumbuh berbagai madia tanam, namun akan lebih baik jika memakai media tanam bersifat porous. Yaitu campuran antara sekam bakar, sekam biasa dan pasir. Ini penting untuk diperhatikan, karena pertumbuhan daun yang baik akan bergantung dari media tanam yang baik pula. Perhatikan pula sirkulasi udara dalam wadah atau pot yang digunakan. Untuk menghindari serangan jamur, lakukan perendaman dalam larutan anti jamur (fungisida) terhadap media tanam sebelum dimasukkan ke dalam pot. Jika tanaman Anthurium sudah mulai tumbuh besar, perhatikan pertumbuhan akarnya. Apabila media pot sekiranya sudah tidak menampung, pindahkan ke pot yang lebih besar.

Campuran dan Komposisi Media Tanam:

  • Sekam bakar dan cacahan pakis dengan perbandingan 4:1. Bisa ditambahkan pupuk dekastar atau oskomot atau pupuk kandang yang telah difermentasi.
  • Sekam bakar, andam dan pupuk kandang dengan perbandingan 1:1:1
  • Humus, pupuk kandang dan pasir dengan perbandingan 5:5:2

Perawatan Tanaman Hias Anthurium

Pemeliharaan tanaman hias daun Anthurium meliputi parawatan tanaman, penyiraman dan pemupukan. Penyiraman dilakukan sehari sekali, jaga agar air tidak menggenang. Sedangkan pemupukan bertujuan untuk memenuhi kebutuhan unsur hara pada Anthurium. Berikan pupuk decastar setiap tiga bulan sekali. Untuk perkembangan daun, berikan pupuk grownmore, yang diberikan/dicampur pada saat penyiraman, bisa sati minggu sekali. Daya tarik tanaman Anthurium adalah daun, maka itu diperlukan perawatan ekstra terhadap daun. Daun Anthurium perlu dibersihkan agar terlihat tetap segar, tidak kotor, dan warna hijaunya tetap mengkilap. Membersihkan daun dapat dilakukan dengan menggunakan tissue basah dengan mengelapnya di daun. Untuk menghindari daun yang menguning, tempatkan Anthurium agar tidak terkena sinar matahari secara langsung.

Memperbanyak Tanaman Anthorium

Perbanyakan tanaman hias daun Anthurium dapat dilakukan dengan 2 cara, generatif dan vegetatif. Anthurium adalah jenis tanaman berumah satu (terdapat 2 jenis kelamin dalam 1 tanaman). Namun dalam prosesnya, penyerbukan sangat jarang terjadi pada kasus Anthurium. Hal tersebut dikarenakan bunga jantan dan bungan betina tidak masak dalam waktu bersamaan. Maka yang bisa dilakukan adalan penyerbukan buatan yang dilakukan secara silang. Proses ini justru akan dapat menghasilkan varietas baru yang lebih cantik.

Serbuk sari atau bunga jantan yang sudah masak pada Anthurium akan berwarna kuning dan mudah rontok. Sedangkan untuk bunga betina ditandai dengan adanya lendir pada putik daun. Biasanya bunga betina siap diserbuki pada 2-3 minggu setelah mekar, atau bisa menandai dengan adanya serangga yang datang ke bunga itu. Jika keduanya (bunga jantan & betina) sudah siap segera lakukan proses penyerbukan buatan. waktu terbaik untuk ini adalah pada pagi hari antara pukul 7-10. Oleskan serbuk sari yang telah bersih ke cotton bud dan oleskan ke putik bunga yang lengket. Selanjutnya tutup bagian bunga dengan kantong plastik selama dua bulan. Setelah itu, lepas bunga dari pohon dan rendam dalam aquades selama 10 menit agar biji yang menempel dapat terpisah. Biji biji inilah yang setelah dikeringkan akan siap untuk disemai.

Cara memperbanyak Anthurium selanjutnya adalah dengan cara vegetatif. Kelebihan dari cara ini adalah proses perbanyakan akan lebih cepat, tanaman akan tumbuh lebih cepat pula. Namun kekurangannya adalah, hasilnya tidak bisa sebanyak dengan cara generatif. Adapun langkah langkah memperbanyak Anthurium dengan cara vegetatif adalah sebagai berikut:

  • Angkat tanaman
  • Cabut Anthurium dari medianya. Bersihkan media yang masih menempel pada akar Anthurium.
  • Potong bonggol
  • Bonggol dipotong menjadi 2 bagian. Penting: kedua potongan harus mempunyai akar.
  • Oleskan ZPT
  • Bekas potongan olesi dengan ZPT yang bertujuan agar merangsang pertumbuhan.
  • Tanam kembali
  • Kedua baggian potongan di tanam dalam media pot yang terpisah. Media tanam juga harus steril dan porus.

Tanaman Hias anthurium bisa mengobati bengkak pada tenggorokan. Bengkak pada tenggorokan merupakan suatu keadaan dimana tenggorokan mengalami peradangan yang biasanya diakibatkan oleh kuman atau bakteri. Bengkak pada tenggorokan ini sangat mengganggu sekali apalagi saat menelan. Bengkak pada tenggorokan juga bisa menimbulkan badan mengalami meriang. Bengkak pada tenggorokan ternyata bisa diobatai menggunakan ramuan dari tanaman Anthurium jenis Andreanum. Anthurium jenis ini memiliki kandungan yang akan mengatasi kuman atau bakteri penyebab bengkak pada tenggorokan sama seperti tanaman buah jeruk nipis. Cukup dengan merebus daun Anthurium Andreanum sampai benar benar mendidih lalu air rebusan tersebut diminum. Lakukan cara tersebut secara rutin dan teratur.

Incoming search terms:

  • aneka bunga hias
  • Pengertian Andam dan decastar

Artikel terkait Cara Penanaman Dan Perawatan Tanaman Hias Dalam Pot