Menu

Cara Menanam Jeruk Nipis Agar Cepat Berbuah

September 2, 2016 | Kecantikan, kesehatan

Cara menanam jeruk nipis agar cepat berbuah harus dilakukan dengan tekhnik khusus. Penanaman tanaman buah jeruk nipis ini memang merupakan salah satu pilihan yang paling mudah. Karena hanya dengan menyebarkan bijinya saja sudah bisa tumbuh. Walaupun tanaman jeruk nipis ini mudah tumbuh, tapi tanaman jeruk nipis ini sulit sekali untuk berbuah jika tanaman jeruk nipis ini tidak dirawat dengan baik oleh penanamnya. Cara menanamnya juga sangat mempengaruhi jumlah buah jeruk nipis yang bisa dipanen. Salah satu cara untuk mendapatkan hasil panen yang melimpah dan cepat adalah dengan cara membudidayakan tanaman jeruk nipis ini dengan tanpa biji. Budidaya tanaman jeruk nipis dengan tanpa biji adalah dengan cara mencangkok. Menanam jeruk nipis dengan cara mencangkok adalah cara paling mudah dan cepat untuk mendapatkan hasil buah jeruk nipis yang banyak dan cepat berbuah. Cara menanam jeruk nipis agar cepat berbuah dengan tekhnik mencangkok ini harus diperhatikan dalam pemilihan indukan cangkokannya.

Cara Menanam Jeruk Nipis Agar Cepat Berbuah

Cara menanam jeruk nipis agar cepat berbuah kita harus bisa memilih pohon jeruk nipis yang kuat dan kokoh serta buahnya banyak untuk dijadikan sebagai induk cangkokan. Batang yang akan dicangkok juga harus yang kokoh supaya nantinya pohon jeruk nipis mempunyai hasil cangkokan dengan batang yang kuat dan kokoh. Dan hasil cangkokan ini bisa saja ditanam dalam pot ataupun pekarangan rumah anda. Cara menanam jeruk nipis agar cepat berbuah ini juga harus diperhatikan dalam perawatan kesehariannya, karena tanaman jeruk nipis yang kurang perawatan tidak akan menghasilkan buah yang melimpah. Setiap pembudidaya tanaman jeruk nipis pasti menginginkan hasil panen menjadi lebih banyak, unggul, dan produktivitasnya tinggi. Untuk mendapatkan harapan di atas, maka diperlukan beberapa metode seperti melakukan pemupukan tanaman jeruk nipis seperti yang banyak dilakukan oleh pembudidaya nipis di berbagai daerah. Bibit jeruk nipis yang biasa ditanam berasal dari perbanyakan vegetatif berupa penyambungan tunas pucuk. Bibit yang baik adalah yang bebas penyakit, mirip dengan induknya (true to type), subur, berdiameter batang 2-3 cm, permukaan batang halus, akar serabut banyak, akar tunggang berukuran sedang dan memiliki sertifikasi penangkaran bibit.

Cara Menanam Jeruk Nipis Yang Benar

Jeruk nipis (Citrus aurantifolia) adalah tanaman perdu yang memiliki banyak cabang dan berduri dengan tinggi sekitar 1,5 – 3,5 meter. Daunnya berbentuk bulat telur dengan ujung tumpul berwarna hijau tua mengkilat pada permukaannya dan berwarna hijau mudah pada bagian bawahnya. Bunganya kecil berwarna putih kekuning-kuningan, sedang buahnya yang memiliki diameter 3,5 – 5 cm mengandung banyak air berasa masam dengan aroma yang sedap. Karena itulah jeruk nipis banyak dimanfaatkan sebagai bumbu dapur, disamping untuk bahan minuman, campuran jamu seduh, parfum, kosmetik, serta bahan obat-obatan. Meski kondisi tanah dan kondisi alam cukup ideal untuk pertumbuhan jeruk nipis, tanaman ini tidak akan dapat tumbuh dengan baik jika tekhnik pembudidayaannya salah. Untuk itu, agar lebih praktis berikut kami ulas cara menanam jeruk nipis yang benar agar cepat berbuah sebagaimana tertulis di bawah ini :

  • Cara generatif dilakukan dengan mengambil biji dari buah jeruk nipis yang sudah tua. Biji tersebut dikeringkan dengan cara diangin-anginkan di tempat yang teduh dan tidak terkena sinar matahari selama 2 – 3 hari sampai lender yang menyelimuti biji tersebut hilang. Biji yang sudah kering tersebut selanjutnya ditanam di ladang persemaian. Cara generatif ini memiliki kekurangan, yakni butuh waktu yang lama, sekitar 5 – 6 tahun, untuk menunggu tanaman jeruk nipis berbuah. Kelebihannya, batang pohon yang diperoleh dengan cara generatif ukurannya lebih besar dan lebih kokoh.
  • Cara Vegetatif dilakukan dengan mencangkok cabang atau ranting pohon jeruk nipis untuk ditanam di lahan tanam. Cabang atau ranting yang akan dicangkok harus dipilih yang umurnya sedang, tidak terlalu muda dan juga tidak terlalu tua. Kuliti cabang/ranting tersebut sepanjang 5 – 10 cm, dan kerat kambiumnya sampai bersih, lalu angin-anginkan selama 1 x 24 jam. Setelah itu, tutup bagian cabang/ranting yang telah dikuliti dengan tanah dan bungkus menggunakan sabut kelapa. Ikat kedua ujung sabut tersebut seperti mengikat permen, dan jaga kelembaban cangkokan dengan menyiramnya setiap hari. Setelah tumbuh banyak akar pada cangkokan, potong cabang/ranting yang dicangkok dan tanamlah di lahan tanam. Tanaman jeruk nipis yang diperoleh dari pencangkokan akan lebih cepat berbuah, namun memiliki batang yang rapuh, dan lebih mudah terserang penyakit.
  • Cara pembibitan dengan menggabungkan cara generatif dan vegetatif disebut juga okulasi. Cara ini dapat dilakukan jika ada tanaman jeruk nipis yang diperoleh dari pembibitan secara generatif yang memiliki batang kuat dan tahan penyakit. Untuk melakukan okulasi, ambillah mata tunas dari pohon jeruk nipis (bisa juga jenis jeruk lainnya) yang buahnya besar dengan cara mengirisnya dari batang sedalam 1,5 cm. Bersihkan ujung-ujung irisan tersebut hingga berbentuk segi empat. Buat pula lubang segiempat dengan ukuran yang sama pada batang induk dan masukkan irisan mata tunas tadi ke lubang batang induk. Saat memasukkan atau menempel irisan mata tunas ke batang induk, jaga agar tidak ada kotoran yang menempel pada kambium, karena akan mengganggu proses pertumbuhan mata tunas. Setelah mata tunas ditempelkan, ikat dengan tali plastik. Dua minggu setelah proses okulasi, hasilnya sudah bisa dilihat, apakah berhasil atau tidak. Jika berhasil, mata tunas tersebut akan berwarna hijau segar dan melekat dengan sempurna pada batang induk.

Pengolahan Media Tanam

Tanaman jeruk nipis ditanam di tegalan tanah sawah/di lahan berlereng. Jika ditanam di suatu bukit perlu dibuat sengkedan/teras. Lahan yang akan ditamani dibersihkan dari tanaman lain atau sisa-sisa tanaman. Jarak tanam bervariasi untuk setiap jenis jeruk dapat dilihat pada data berikut ini:

  • Keprok dan Siem : jarak tanam 5 x 5 m
  • Manis : jarak tanam 7 x 7 m
  • Sitrun (Citroen) : jarak tanam 6 x 7 m
  • Nipis : jarak tanam 4 x 4 m
  • Grape fruit : jarak tanam 8 x 8 m
  • Besar : jarak tanam (10-12) x (10-12) m

Lubang tanam hanya dibuat pada tanah yang belum diolah dan dibuat 2 minggu sebelum tanah. Tanah bagian dalam dipisahkan dengan tanah dari lapisan atas tanah (25 cm). Tanah berasal dari lapisan atas dicampur dengan 20 kg pupuk kandang. Setelah penanaman tanah dikembalikan lagi ke tempat asalnya. Bedengan (guludan) berukuran 1 x 1 x 1 m hanya dibuat jika jeruk ditanam di tanah sawah.

Budidaya jeruk nipis dilaksanakan di lahan budidaya yang memiliki ketinggian antara 1 hingga 1.200 meter di atas permukaan air laut. Lahan budidaya jeruk nipis yang ideal adalah lahan yang memiliki kandungan tanah jenis andosol dan latosol dengan tingkat keasaman tanah (pH) berkisar 5,5 hingga 6,5. Budidaya jeruk nipis menyukai suhu udara antara 25 hingga 30 derajat celcius dengan kelembaban udara sekitar 70 hingga 80 persen. Lahan budidaya jeruk nipis sebaiknya berada di tempat terbuka karena tanaman jeruk nipis lebih menyukai lokasi yang kaya akan sinar matahari bukannya tempat yang terlindung. Namun demikian, budidaya jeruk nipis memerlukan curah hujan sebanyak 1000 hingga 2000 milimeter per tahun. Budidaya jeruk nipis terutama memerlukan banyak air pada bulan Juli hingga Agustus. Air yang mengandung sekitar 10 persen garam lebih disukai tanaman jeruk nipis.

Perawatan Tanaman Jeruk Nipis

Budidaya jeruk nipis tentu tak hanya cukup fokus pada upaya penyiapan lahan dan penanaman saja tetapi juga perlu memperhatikan pemeliharaan hingga tanaman jeruk nipis dapat tumbuh optimal dan menghasilkan buah dengan kuantitas yang banyak dan kualitas yan terbaik. Pada budidaya jeruk nipis pemeliharaan dan perawatan tanaman meliputi penyiraman dan pengairan, penyulaman, penyiangan, pemupukan, penjarangan buah dan pengendalian terhadap hama dan penyakit.

Pengairan dan penyiraman tanaman di lahan budidaya jeruk nipis cukup dilakukan satu minggu sekali pada musim kemarau karena memang tanaman ini cukup tahan terhadap panas. Kalaupun persediaan air saat musim kemarau terbatas, solusi yang bisa dilakukan adalah dengan menggemburkan tanah di sekitar tanaman, membasahinya, dan menutupnya dengan mulsa sehingga proses penguapan air tanah dapat diperlambat. Setelah itu, penyulaman atau penggantian tanaman di lahan budidaya jeruk nipis dengan tanaman jeruk nipis lainnya dapat dilakukan jika ada tanaman yang gagal tumbuh, untuk itu sebaiknya saat pembibitan lebihkan jumlah bibit sekitar 5 persen dari kebutuhan bibit di lahan budidaya jeruk nipis. Perhatikan pula jika ada tanaman jeruk nipis yang bagian perakarannya terlihat, hal ini dimungkinkan terjadi karena adanya penurunan tanah timbunan pada saat penanaman solusinya dengan menambah tanah sehingga akar tanaman tertimbun semuanya.

Cara menanam jeruk nipis agar cepat berbuah harus dilakukan perawatan dengan penyiangan. Penyiangan di lahan budidaya jeruk nipis dilakukan untuk membasmi rumput dan gulma sementara pemangkasan tanaman jeruk nipis dilakukan untuk membentuk tajuk pohon serta membuang cabang atau dahan yang sakit, kering, dan tak produktif. Setiap cabang idealnya memiliki 3 hingga 4 ranting atau kelipatannya. Bekas luka pangkasan pada tanaman ditutup dengan fungisida atau lilin untuk mencegah berkembangnya bibit penyakit. Sementara ranting dan daun hasil pemangkasan di lahan budidaya jeruk nipis dibakar atau ditimbun di dalam tanah.

Adapun hama yang diketahui biasa menyerang budidaya jeruk nipis antara lain kutu loncat, kutu daun, kutu penghisap daun, kutu dompolon, trips, tungau, pengerek buah, dan ulat peliang daun. Sementara penyakit yang berisiko merugikan budidaya jeruk nipis yaitu CVPD, jamur upas, embun tepung, kudis, blendok, busuk akar dan pangkal batang, busuk buah, buah gugur prematur, dan lain-lain. Pengendalian hama dan penyakit pada budidaya jeruk nipis dapat dilakukan dengan menjaga kebersihan lahan, memilih bibit yang tahan terhadap serangan penyakit, menyemprotkan herbisida, fungisida, insektisida, serta upaya pengendalian lainnya.

Pemupupukan lanjutan dapat dilakukan setiap tahun dengan menggunakan pupuk urea, TSP, dan KCL dengan dosis sesuai petunjuk pada kemasan pupuk. Pemupukan yang akan dilaksanakan di atas tahun ke 10 penanaman sebaiknya terlebih dahulu dilakukan analisis tanah. Tanaman jeruk nipis yang berbuah lebat perlu penjarangan supaya tetap mampu mendukung kualitas dan bobot buah. Penjarangan dilakukan dengan membuang buah yang cacat, tidak mendapat cukup sinar matahari karena posisinya di dalam kerimbunan daun. Dalam satu tangkai sebaiknya hanya ada 2 hingga buah, jika lebih lakukan penjarangan buah dengan menghilangkan buah yang berada di tangkai paling ujung. Inilah cara menanam jeruk nipis agar cepat berbuah yang harus anda coba.

Manfaat Buah Jeruk Nipis

Manfaat Buah Jeruk Nipis

Jeruk nipis dikenal sebagai salah satu buah yang mempunyai manfaat untuk kesehatan dan kecantikan. Khasiat jeruk nipis ini tidak lepas dari berbagai kandungan yang ada dalam buah tersebut. Vitamin C yang melimpah pada jeruk nipis ternyata lebih banyak ketimbang jeruk jenis lainnya. Mungkin banyak diantara anda hanya mengetahui bahwa jeruk nipis hanya digunakan sebagai penyedap rasa pada makanan saja, padahal khasiat jeruk nipis untuk kesehatan sangatlah banyak. Jeruk nipis bisa menyembuhkan jerawat. Jerawat sering kali muncul pada wajah anda. Jerawat timbul karena kotoran yang menyumbat pada pori-pori wajah. Dengan jeruk nipis, anda bisa menghilangkan jerawat di wajah dengan cepat. Zat yang terkandung pada jeruk nipis ternyata ampuh untuk mengobati jerawat. Caranya, iris jeruk nipis lalu peras hingga air jeruknya keluar. Setelah itu oleskan pada wajah anda yang memiliki jerawat. Lalu diamkan beberapa saat. Setelah kering anda bisa membilasnya menggunakan air dingin. Memang akan terasa sedikit perih saat mengoleskan jeruk nipis pada wajah anda. Tapi setelah itu akan mempercepat jerawat anda untuk menghilang.

Tidak hanya untuk mengurangi jerawat, ternyata jeruk nipis juga bisa untuk mencerahkan wajah. Untuk anda yang tidak suka menggunakan kosmetik, anda bisa menggunakan cara ini. Penggunaan jeruk nipis untuk mencerahkan wajah juga tidak mengandung efek samping. Cara membuatnya, iris jeruk nipis menjadi dua bagian lalu peras hingga keluar airnya. Setelah itu campurkan madu hingga tercampur rata. Lalu oleskan pada wajah anda. Biarkan selama beberapa saat sehingga khasiat madu dan jeruk nipis bisa diserap maksimal oleh pori-pori wajah. Sebelum mengoleskan, bersihkan wajah anda terlebih dahulu agar hasilnya maksimal.

Wajah yang kusam pasti akan mengganggu penampilan anda. Buah berasa asam ini ternyata juga bisa untuk mengusir kulit kusam. Jeruk nipis sangat berguna untuk menghilangkan kotoran pada wajah dan mengurangi produksi minyak pada wajah yang membuat wajah terlihat kusam. Selain mengusir kulit kusam, jeruk nipis juga bisa menghilangkan noda bekas jerawat pada wajah anda. Untuk mengusir kulit yang kusam dan noda bekas jerawat, anda bisa menggunakan jeruk nipis ini setiap hari. Caranya pun juga mudah, anda hanya perlu memeras jeruk nipis dan mengoleskan airnya ke seluruh wajah anda. Setelah mengoleskannya, anda bisa mengusapnya dengan kapas. Jerus nipis bisa menjadi cara menjaga kesehatan kulit wajah anda.

Lelaki pun bisa menggunakan jeruk nipis untuk merawat wajah mereka. Jika anda seorang pria, pasti kurang percaya diri bukan bila memiliki wajah kusam dan berminyak. Anda bisa menggunakan jeruk nipis untuk mengatasinya. Untuk pria, jeruk nipis ini sangat bermanfaat untuk mengurangi minyak pada wajah dan bisa juga digunakan untuk mengecilkan serta mencegah jerawat. Selain itu jeruk nipis juga bisa memberikan rasa segar pada kulit wajah pria. Jadi jika anda seorang pria, anda bisa mencoba tips ini. Lakukan perawatan wajah ini minimal tiga kali seminggu. Setelah itu rasakan perubahan yang terjadi pada wajah anda.

Incoming search terms:

  • cara menanam jeruk nipis agar cepat berbuah
  • cara merawat tanaman jeruk nipis agar cepat berbuah
  • berapa lama jeruk nipis berbuah
  • agar jeruk lemon cepat berbuah
  • Agar jeruk nipis berbuah lebat
  • pohon jeruk nipis
  • cara merawat jeruk nipis agar cepat berbuah
  • agar pohon jeruk nipis cepat berbuah
  • Cara buah jeruk pecel berbuah banyak
  • cara jeruk nipis cepat berbuah

Artikel terkait Cara Menanam Jeruk Nipis Agar Cepat Berbuah