Menu

Sanksi Tambahan Dari FIFA Untuk Indonesia

Februari 5, 2016 | Berita

Sepak bola merupakan sebuah olah raga yang bergengsi dan sepektakuler. Permainan sepak bola banyak di gemari oleh kebanyak orang, bahkan pemainnya pun bagaikan artis di kagumi banyak orang. Bintang di lapangan memiliki hasil yang ckup tinggi, ini mungkin salah satu yang menjadi incaran banyak orang untuk menjadi bintang lapangan.

Namun didalam dunia persepak bola di negar kita sedang terjadi polemik antara Menpora dan PSSI, Akibat dari polemik ini Indonesia dijatuhi  sanksi oleh FIFA. Polemik yang berkepanjangan, FIFA akan memberikan sanksi tambahan untuk indonesia.

sepak bola

Komite Ad Hoc mengeluarkan pernyataan resmi soal reformasi PSSI. Dalam pernyataan tersebut, Ketua Tim Ad Hoc, Agum Gumelar menyebut FIFA akan memperpanjang sanksi kepada Indonesia jika Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) tidak mencabut SK Pembekuan PSSI sebelum Kongres Luar Biasa (KLB) FIFA, 26 Februari mendatang.

Sanksi lainnya yang kemungkinan terjadi adalah pemain Indonesia bisa dilarang bermain di luar negeri. Pihak Kemenpora merasa tidak ada pembicaraan tentang sanksi tambahan untuk Indonesia.

Namun kemenpora telah berkomunikasi dengan Manager of Member Association FIFA . Bahwa kemenpora diperintahkan oleh FIFA untuk  berpedoman pada surat yang diberikan oaleh FIFA kepada kemenpora.

Surat yang dimaksud dalam hal ini adalah balasan FIFA pada tanggal 2 Februari 2016 yang ditujukan kepada Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi mengenai permohonan FIFA agar pemerintah bergabung ke Tim Ad Hoc. Sampai hari ini.

Meski mendapat imbauan dari FIFA, Kemenpora belum memastikan bakal bergabung dengan Tim Ad Hoc. Bergabung atau tidaknya pemerintah di Tim Ad Hoc tergantung arahan Pak Menpora.

Namun, Kemenpora berjanji akan melakukan pertemuan dengan Agum tanggal 10 Februari 2016 di Kantor Kemenpora, Jakarta sesuai arahan Sekretariat Negara. Surat yang ditandatangani Sekretaris Jenderal FIFA, Dr Markus Kattner juga menolak permintaan Menpora Imam Nahrawi kepada FIFA untuk merevisi kerangka acuan yang dinilai Kemenpora hanya menguntungkan PSSI.

 

Artikel terkait Sanksi Tambahan Dari FIFA Untuk Indonesia